Definisi Tasawuf

SURAU NURUL AMIN MADIUN - Tasawuf adalah ilmu atau amalan yang bertujuan menyucikan jiwa, membersihkan hati dari sifat-sifat tercela seperti riya', sombong, iri, dan nafsu duniawi, serta membangun akhlak mulia untuk mendekatkan diri kepada Allah mencapai ma'rifat pengetahuan hakiki tentang Allah

Syekh Abdul Qadir al-Jailani: 

Tasawuf adalah mensucikan hati dan melepaskan nafsu dari akarnya melalui khalwat (menyendiri), taubat, dan ikhlas

 

Definisi Tasawuf

Syekh Junaid al baghdadi: 

Tasawuf adalah membersihkan hati dari apa yang mengganggu perasaan kebanyakan makhluk,  berjuang menanggalkan nafsu,  memadamkan sifat-sifat kelemahan kita sebagai manusia,  menjauhi segala seruan dari hawa nafsu, mendekati hal-hal yang diridhai Allah,  menghendaki sifat-sifat suci kerohanian dan bergantung kepada ilmu-ilmu hakikat,  memakai barang yang terlebih penting dan terlebih kekal,  menaburkan nasihat kepada sesama umat,  Memegang teguh janji dengan Allah dalam hal hakikat dan mengikuti mencontoh Rasulullah baik secara syariat maupun hakikat 

Tasawuf ialah yang memakai kain suf untuk membersihkan jiwa memberi makan hawanya dengan kepahitan,  meletakkan dunia di bawah tempat duduk,  dan berjalan suluk menurut nabiyullah Muhammad SAW 

Tasawuf adalah ilmu metafisika eksakta bukan sekadar ilmu kerohanian yang dogmatis atau mistis semata, melainkan ilmu yang rasional, terukur, dan dapat dibuktikan secara ilmiah

Agama adalah hukum-hukum nyata yang riil. Menjelaskan hakikat agama melalui pendekatan ilmu pengetahuan yang ditingkatkan ke dimensi metafisika (di luar fisika biasa), mengintegrasikan syariat, tarekat, dan hakikat sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan, di mana tasawuf menjadi "inti" atau "hakikat" dari syariat

Tasawuf bertujuan merealisasikan kesempurnaan akhlak (insan kamil), membersihkan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui zikir yang penuh energi. Tujuannya utama adalah menggapai hadirat Allah dan meraih ridha-Nya, bukan sekadar mencari karamah atau pengalaman ruhani semata

Agama Islam adalah agama yang ilmiah, oleh karena itu, tasawuf harus mampu dijelaskan dengan logika ilmu modern, seperti konsep energi, frekuensi, dan channel (saluran) keruhanian

Praktek Zikir dan Kalimah Allah. Zikir kalimah La ilaha illallah mengandung energi ketuhanan tak terhingga. Zikir bukan sekadar ucapan lisan, melainkan proses teknis yang menghasilkan getaran atau frekuensi keruhanian yang tersambung dengan Rasul Musthafa yang terkoneksi langsung dengan Allah SWT